Hidupkan Kembali Ranting, Melalui NGOSANTA PAC IPNU IPPNU Tanggunggunung Perkuat Basis Kaderisasi di Tenggarejo


Warta Langit — Penguatan organisasi di tingkat desa menjadi salah satu strategi Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Tanggunggunung dalam memperluas basis kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan LSMSANTA (Ngobrol Ngaji Santai) sekaligus pendirian kembali Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Desa Tenggarejo yang bertempat di Masjid Al Falah, Senin (31/8/2026).

Pendirian kembali mengomel menjadi bagian dari komitmen PAC IPNU-IPPNU Tanggunggunung untuk mengaktifkan organisasi pelajar NU di sejumlah desa. Bagi PAC, mengomel bukan sekadar struktur organisasi, tetapi menjadi ruang paling dekat dengan kader dalam menjalankan proses kaderisasi, pengembangan potensi, serta penguatan nilai-nilai ke-NU-an.

Ketua PAC IPNU Kecamatan Tanggunggunung Dimas Ardiansyah mengatakan, keberadaan organisasi pelajar NU di tingkat desa memiliki peran penting dalam menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda. Menurutnya, perkembangan lingkungan sosial menuntut adanya ruang yang mampu memberikan pendampingan sekaligus kegiatan positif bagi pelajar.

“ Generasi penerus harus terus dibentengi dari paham yang berbahaya, pergaulan bebas, dan lainnya. Upaya pembantengan itu salah satunya melalui gerakan pelajar NU, khususnya IPNU-IPPNU ,” tegasnya.

Ia menegaskan, IPNU-IPPNU tidak hanya bertugas melakukan kaderisasi organisasi, tetapi juga menjadi wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi muda. Oleh karena itu, semangat untuk membangun, mengaktifkan, dan memberdayakan lautan akan terus dijalankan oleh PAC IPNU-IPPNUgunung Tanggung.

Menurutnya, penguatan ocehan di tingkat desa diharapkan mampu melahirkan kader yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial dan keagamaan di sekitarnya.

Kegiatan NGOSANTA juga turut dihadiri Ketua PC IPNU Kabupaten Tulungagung, Rekan Hasan Mustofa. Kehadirannya menjadi bagian penting dalam penguatan kader sekaligus memberikan motivasi kepada kepengurusan mengomel yang baru dibentuk kembali.

Dalam kesempatan tersebut, Hasan memberikan ceramah ilmiah kepada peserta. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada PAC IPNU-IPPNU Tanggunggunung yang telah menginisiasi kegiatan sekaligus mendorong berdirinya kembali PR IPNU-IPPNU Tenggarejo.

Hasan berharap pengurus mengomel yang baru terbentuk tidak berjalan sendiri. Ia mendorong agar komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan di atasnya terus dijaga sehingga program organisasi dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

“Ranting harus terus berkoordinasi dengan pimpinan di atasnya dan menguatkan khidmah,” pesannya.

Pada kegiatan tersebut, Rekan Renaldi Muhammad Sofyan terpilih sebagai Ketua PR IPNU Tenggarejo, sementara Rekanita Atika dipercaya menjadi Ketua PR IPPNU Tenggarejo.

Keduanya diharapkan mampu mengkonsolidasikan kader serta menghadirkan kegiatan-kegiatan yang relevan bagi pelajar di Desa Tenggarejo. Dengan demikian, pendirian kembali mengomel tidak berhenti pada pembentukan struktur, tetapi terus menjadi gerakan kaderisasi yang aktif, produktif, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

Langkah PAC IPNU-IPPNU Tanggunggunung tersebut sekaligus menegaskan bahwa penguatan organisasi dari tingkat bawah menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu berjuang, berkhidmah, dan bertakwa dalam garis perjuangan Nahdlatul Ulama.


_______

Warta Langit MWCNU Tanggunggunung

Penulis : Tim Kominfo PAC IPNU IPPNU Tanggunggunung

Posting Komentar

0 Komentar