Megengan Bersama PAC Fatayat NU Tanggunggunung



Jum’at, 6 Februari 2026, PAC Fatayat NU Tanggunggunung mengadakan kegiatan Megengan bersama di Gedung MWC NU Tanggunggunung. Acara yang mengusung tema “Merawat Tradisi, Mensucikan Hari, Menyambut Ramadhan” ini dihadiri kurang lebih 50 anggota Fatayat NU Tanggunggunung serta tamu undangan dari Forkompicam, Rois Syuriah, jajaran Tanfidziyah, dan beberapa badan otonom NU, di antaranya Muslimat, Ansor, Banser, serta IPNU-IPPNU.
Dalam sambutannya, Ketua Fatayat NU Tanggunggunung, Sahabat Yuni Puspitasari, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Megengan merupakan agenda rutin sebagai bentuk persiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus upaya merawat tradisi dan mempererat kebersamaan antaranggota.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Camat yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau juga mengingatkan kita semua untuk selalu berhati-hati, terutama karena saat ini sedang memasuki musim hujan yang disertai angin kencang.
Mau’idhoh hasanah disampaikan oleh Ketua MWC NU Tanggunggunung, Ustadz Eko Ali Sadikin. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan bahwa kata “megeng” dalam bahasa Jawa berarti menahan atau mengendalikan diri. Tradisi Megengan menjadi simbol persiapan spiritual untuk menahan hawa nafsu selama menjalankan ibadah puasa, sekaligus sarana mempererat silaturahmi, mendoakan leluhur, dan berbagi sedekah.
Rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Kyai Jamaluddin, memohon keberkahan serta kelancaran dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama serta tukar kado antaranggota Fatayat NU Tanggunggunung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan, dan kekhidmatan.
Kegiatan Megengan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta menjadi sarana mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan melalui tradisi ini senantiasa terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota Fatayat NU Tanggunggunung dan masyarakat sekitar.

Posting Komentar

0 Komentar