*Khotmil Qur’an Fatayat “Fatimah Zahra” di ujung selatan ranting jengglungharjo

Kegiatan rutinan *Khotmil Qur’an “Fatimah Zahra”. Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Tanggunggunung kembali dilaksanakan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.*
 Kegiatan ini bertempat di *Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama Jengglungharjo, tepatnya di Masjid Al-Falah Dusun Ngelo, Desa Jengglungharjo*. Acara dimulai pada pukul **13.00 WIB hingga selesai*, diikuti oleh jajaran pengurus, anggota Fatayat NU dan Majelis Ta'lim Dusun Ngelo dengan antusias dan semangat ukhuwah yang tinggi.

Agenda kegiatan diawali dengan *Khotmil Qur’an*, sebagai inti dari kegiatan rutinan ini. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bersama-sama menciptakan suasana yang syahdu dan menenangkan hati. Khotmil Qur’an ini menjadi ikhtiar spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus memohon keberkahan bagi organisasi, para anggota, serta masyarakat sekitar.

acara dilanjutkan dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Suasana semakin tertata dan khidmat, menandai dimulainya rangkaian acara selanjutnya. Pembukaan ini menjadi pengantar bagi seluruh hadirin untuk mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Acara kemudian memasuki sesi *sambutan-sambutan*. Sambutan pertama disampaikan oleh *Ketua Pimpinan Ranting Fatayat Nahdlatul Ulama Jengglungharjo.* Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran seluruh kader Fatayat NU serta para tamu undangan. Beliau juga menegaskan pentingnya kegiatan rutinan seperti Khotmil Qur’an ini sebagai sarana mempererat silaturahmi, meningkatkan spiritualitas, serta memperkuat peran Fatayat NU di tingkat ranting.
Disambung dengang sambutan kedua disampaikan oleh *Ketua Pimpinan Anak Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Tanggunggunung.* Beliau mengapresiasi kekompakan dan semangat para kader Fatayat NU Ranting Jengglungharjo yang telah menjadi tuan rumah kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan rutinan ini bukan sekadar agenda formal organisasi, melainkan juga wadah untuk menumbuhkan semangat keistiqamahan, kebersamaan, dan komitmen dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama, khususnya melalui Fatayat NU.

Sambutan terakhir disampaikan oleh *Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tanggunggunung,* *Bapak Eko Ali Sadikin,* dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan yang penuh makna bahwa *merawat organisasi adalah salah satu bentuk kebaikan*. Beliau menegaskan bahwa setiap upaya dalam menjaga, menghidupkan, dan mengembangkan organisasi NU, sekecil apa pun, pada suatu saat pasti akan membuahkan hasil yang baik. Pesan ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh kader Fatayat NU untuk terus istiqamah dalam berorganisasi dan berkhidmah.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan *mauidhoh hasanah* yang disampaikan oleh *Bapak Marijan Yunus*, dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa *kebaikan-kebaikan sejatinya dimulai dari hal-hal yang kecil*. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk tidak meremehkan amal kecil, karena dari kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten akan lahir kebaikan yang besar dan membawa manfaat luas, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun organisasi. Mauidhoh hasanah ini memberikan penguatan spiritual sekaligus dorongan moral bagi para kader Fatayat NU untuk terus berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai penutup, acara ditutup dengan do'a bersama, memohon agar seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan mendapatkan ridho Allah SWT serta membawa keberkahan bagi organisasi Fatayat Nahdlatul Ulama dan masyarakat Desa Jengglungharjo khususnya. Kegiatan rutinan Khotmil Qur’an “Fatimah Zahra” ini diharapkan dapat terus terlaksana secara istiqamah sebagai sarana memperkuat iman, mempererat ukhuwah, dan meneguhkan komitmen kader Fatayat NU dalam berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

Posting Komentar

0 Komentar